Tanya Jawab

Halaman ini khusus untuk tanya jawab hal2 yang tidak dibahas di postingan saya.
Well tanya apa aja deh, sebisa mungkin saya jawab, terutama kalau menyangkut profesi desainer grafis.

Seperti kata pepatah, malu bertanya sesat di hutan. Di jalan maksudnya.

47 Responses to “Tanya Jawab”

  1. rezha Says:

    cara bikin portofolio pribadi seperti anda bagaimana ya??

    mohon bantuannya

  2. admin Says:

    Portfolio pribadi berisi profil Anda dan karya2 Anda yg Anda rasa patut dibanggakan. Sebagian orang memakai program Flash, ada juga yang memakai program Power Point, ada program lain2 juga.

    Atau mungkin Anda mau tau caranya mengoperasikan software Flash? Brati Anda butuh untuk belajar Flash. Cara tercepat untuk belajar Flash adalah dengan menginstall program Macromedia Flash 5, dan mengikuti tutorialnya.

    Ada pertanyaan lagi?

  3. bagus_anri Says:

    bagaimana membuat foto hitam putih menjadi berwarna dan bagaimana memperbaiki foto yang rusak. terima kasih

  4. admin Says:

    Halo bagus anri.
    Memang, secanggih apa pun skill photoshop kita, tetap saja, source awal sangat menentukan. Apalagi jika sudah berurusan dengan foto. Foto hitam putih tidak akan pernah bisa jadi foto berwarna, kecuali warna monotone atau duotone. Misalnya warna Sepia. Tapi tetap tidak akan bisa mengembalikan ke foto berwarna seperti asalnya.

    Kalau foto yang rusak, diliat dulu kerusakannya seperti apa. Pada prinsipnya, ‘penyembuhan’ foto adalah mengambil sampel informasi bagian yang masih baik dan menambalnya ke bagian yang rusak. Misal jika di bagian pipi kiri rusak, kita masih bisa mengambil sampel tekstur dari pipi kanan untuk ditambal ke pipi kiri.
    Tapi jika kerusakannya terlalu berat, sampai tidak meninggalkan sampel, tentu saja tidak bisa disembuhkan. Kalau saya menghadapi hal ini, saya akan terpaksa mencari sampel tekstur dan warna yang mirip dari FOTO LAIN.
    Dalam hal ini tingkat kesulitannya akan sangat tinggi, karena kita harus mencari sampel yang mirip sekali, seperti tekstur kulit muka, warna kulit, posisi pencahayaan yang sama, dsb.
    Semoga dapat menjawab pertanyaan Anda.

  5. Agus Says:

    saya murid SMK yang sebentar lagi menghadapi Uji kompetensi (Ukom) dan UN, saya berencana untuk membuat Poster berukuran 100 x 70 cm, yang ingin saya tanyakan,
    apakah saya harus langsung membuat poster berukuran 100 x 70 cm di Photosop atau buat poster dengan ukuran sekian x sekian lalu di edit dengan CorelDraw?
    mohon bantuannya

  6. admin Says:

    Oke Agus, yang pertama kali, saya ingin tahu, apakah Anda berniat membuat poster ini dengan Photoshop atau Corel? Karena, dua program ini punya fitur yang berbeda.

    Photoshop adalah program untuk mengedit image atau gambar, seperti foto misalnya. Dalam hal ini spesialisasinya adalah gambar bitmap.
    Sedangkan Corel jagoan dalam hal membuat elemen grafis, seperti ornamen floral, bentukan logo, dsb. Spesialisasinya adalah gambar vektor.

    Nah, jika Anda ingin membuat dengan menggunakan Photoshop seluruhnya, saya sarankan langsung membuat file baru dengan ukuran 100×70 cm.
    Kalau pembuatannya langsung menggunakan Corel, Anda dapat membuat dengan ukuran berapapun, karena sifatnya vektor, ketika dibesarkan tidak akan pecah (kecuali Anda memasukkan gambar bitmap didalamnya).

    Saya sendiri sering menggunakan Corel untuk mendapatkan elemen grafis seperti ornamen floral, logo, atau teks. Elemen grafis ini saya masukkan ke dalam Photoshop, dan saya olah lagi bersama gambar bitmap.

    Ada orang yang mengolah image nya terlebih dahulu, dalam ukuran yang sebenarnya, kemudian dibawa ke Corel untuk digabungkan dengan elemen grafis.

    Jadi, balik lagi, Anda harus mempunyai rencana, apa yang akan Anda lakukan dengan karya Anda?

  7. artbender87 Says:

    Mas Admin, dimana ya saya bisa mendapatkan versi terbarunya Flash? Flash 9 atau Flash CS3 :?
    sama e-booknya juga kalo boleh.. thx.

  8. admin Says:

    Dear artbender87, saya fair aja deh, saya dapetnya dari rental2 program bajakan kok hehehe.. Soal ebook atau training nya, Anda bisa lihat kesini:
    http://www.babaflash.com, atau http://www.ultrashock.com kalau mau liat2 situs flash.
    Semoga membantu.

  9. udin dolla Says:

    bagaimana cara membuat neon box

  10. admin Says:

    Neon box? Neon box itu terdiri dari kerangka besi yang terpasang neon, dengan printing bahan Backlite. Kalau kerangka nya serahkan saja ke bengkel neon box. Sedangkan bagian desainer grafis adalah mendesain Backlite-nya ini.

    Misalkan kita membuat neon box ukuran 3×1 meter. Ukuran yang digunakan di Photoshop adalah ukuran sebenarnya, tapi dengan resolusi 80 dpi (pixel per inch).

    Backlite adalah bahan printing untuk keperluan outdoor. Bahan ini khusus untuk neon box karena sifatnya semi transparan. Karena itu perlu diperhatikan tentang warna desain, sebelum dan sesudah dihadapkan ke lampu neon.

    Semoga membantu.

  11. opick Says:

    saya mau tanya, bagaimana mengedit sebuah foto resmi menjadi foto dengan ukuran 2 x 3 dan ukuran 4 x 6.

  12. agus Says:

    gemana cara menyembunyikan menu-menu pada screen photoshop?

  13. agus Says:

    gimana sih cara mnyembunyikan menu-menu pada screen photoshop

  14. Prayoga Says:

    To Opick,

    senang bisa mendapat pertanyaan dari Anda. Sebuah foto resmi atau foto apapun, bisa dijadikan foto 2×3 atau 4×6. Yang penting pose dan pencahayaan nya cocok dengan apa yang diperlukan.

    Pertama-tama, hapus latar belakang foto diri Anda, menggunakan Eraser Tool (ingat, Anda harus bekerja di layer yang tepat dan editable, bukan di layer Background). Jadi tinggal tersisa tubuh Anda tanpa latar belakang.

    Kedua, buatlah sebuah file baru berisi latar belakang dengan warna yang Anda inginkan. Karena Anda membuat file baru, tentu bisa diatur ukurannya, mau 3×4 atau 4×6.
    Latar belakang sebuah pas foto sangat bervariasi, Anda bisa melihat contohnya di tempat2 studio foto atau cuci film foto (Fuji, Kodak, dl..)

    Ketiga, pasang foto Anda ke latar belakang tadi memakai Move Tool, dengan cara drag n drop. Posisikan foto Anda, kalau terlalu besar bisa gunakan Free Transform (klik Edit > Free Transform) untuk mengecilkan.

    Semoga bisa membantu.

  15. Prayoga Says:

    To Agus,

    menu pada Photoshop bisa disembunyikan dengan menekan tombol F. Tombol F ini berfungsi untuk mengubah tampilan menjadi Full Screen. Tekan sekali maka Active Bar pada Windows akan disembunyikan. Tekan sekali lagi untuk memasuki mode Full Screen, dimana menu2nya disembunyikan semua.

    Tekan sekali lagi untuk masuk ke tampilan normal.
    Sedangkan untuk menyembunyikan Panel dan Tool Bar, tekan TAB sekali. Tekan lagi untuk menampilkan kembali.

    Semoga membantu.

  16. helma Says:

    aku baru ja berkecimpung didunia desain grafis, coz aku baru ja kerja di sebuah percetakan di selatan jakarta, untuk corel alhamdulillah sudah cukup menguasai namun photoshop belum begitu, gimana cepet paham belajar photoshop itu?

  17. Prayoga Says:

    Dear Helma,
    sebenernya kalau mau cepet bisa Photoshop, kuncinya cuma jam terbang. Semakin banyak mencoba, pasti semakin cepet bisa. Pada waktu pertama kali masuk ke dunia kerja, saya juga nol besar soal photoshop. Tapi pada waktu itu kantor saya membebankan kepada saya porsi yang banyak, maka saya juga berusaha keras menyelesaikannya. Trus hal2 yang mempercepat keahlian saya antara lain :
    1. Sambil praktek, tanya kepada yang udah bisa
    2. Sambil praktek, coba2 sendiri. Trial n error gitu deh
    3. Sambil praktek, saya mencontek persis desain2 yang bagus di majalah. Trus saya pikirkan bagaimana caranya. Dari masing2 pengetahuan dan trik, saya gabungkan, saya coba dan coba terus. Dapet satu trik, saya gabungkan dengan trik lain, dan seterusnya.

    Dari sini bisa dilihat bahwa yang mennetukan adalah jam terbang kita menggunakan Photoshop. Membuat kita terbiasa dengan Photoshop.
    Nah, selamat mencoba. Semoga membantu.

  18. nely Says:

    dmana saya bisa belajar bahasa pemograman spt php, html, dsb…
    klo bisa ada tdk cara termudahnya?
    trims…

  19. Prayoga Says:

    Dear Nely,
    memang, dari dulu saya juga bertanya2, gimana ya caranya belajar bahasa pemrograman secara cepat, mudah dan otodidak, tidak perlu sampai harus kuliah informatika. Tapi sampai sekarang saya juga ga ngerti semua.

    Kalo pengalaman saya sih paling mudah adalah dengan praktek langsung, membuat project web Anda sendiri. Kemudian tambahkan fitur2 dan widget2 sebanyak mungkin. Trus setiap kali ada kesulitan, tanyakan kepada orang2 di forum internet atau searching2 website tutorial. Disini kita memang dituntut lebih sering pakai internet sebagai media pembelajaran.

    Jadi prosesnya satu demi satu, script demi script. Memang pasti ada buanyak sandungan yang bisa bikin frustrasi. Tapi hasilnya juga sepadan. Saya sampai sekarang juga cuma ngerti sedikit aja kok, tentang HTML, CSS, PHP. Makanya saya bikin blog aja. bukannya website hehehe.

    Oya, ada satu lagi. Jangan terlalu memboroskan uang Anda untuk membeli buku2 tutorial, karena kebanyakan buku2 tersebut tidak dibuat untuk mengajar tapi hanya untuk mencari uang. Isinya cuma terjemahan bebas tanpa mengerti posisi pembaca. Akibatnya kita jadi semakin bingung. Paling akurat kalau kita belajar lewat orang2 yang sudah bisa.

    Semoga membantu.

  20. yusron Says:

    mas admin..
    saya mau tanya bisa nggak file flash yg sudah jadi file.exe (flash player) di rubah kembali menjadi file.fla (flash edit)
    kalo bisa tolong caranya gimana
    trima kasih banyak

  21. Prayoga Says:

    Halo Mas Yusron, untuk file flash yang ber-extension .exe, artinya file ini sudah diconvert, jadi sudah tidak bisa dirubah kembali menjadi .fla.
    Hal ini sama seperti file JPG dan PSD. File PSD yang masih berupa layer, masih bisa diedit dan dirubah, sedangkan file JPG pasti hanya berupa satu layer gabungan, oleh karena itu sudah tidak bisa diedit dengan leluasa seperti pada PSD.
    Ibaratnya nasi sudah jadi bubur, ga bisa kembali jadi nasi lagi hehehe..
    Semoga membantu.

  22. yusron Says:

    mas yoga…mau tanya lg nih
    gimana cara bikin animasi gini..contohh saya punya gambar komputer ketika mouse didekatkan ke gambar tsb keluar tulisan tentang definisi komputer tu apa…tulisan itu muncul tentu dgn animasi juga
    makasih

  23. yusron Says:

    mas…animasi dgn menggunakan flash
    tks

  24. Prayoga Says:

    Nice question Mas Yusron. Istilah untuk ‘ketika mouse didekatkan’ dalam flash adalah Roll Over. Roll over berarti mouse yang di roll (berjalan) over (melewati) ke sebuah objek. Animasi pada Roll Over dapat terjadi pada objek Symbol (umumnya pada movie dan button).

    Secara garis besarnya begini. Objek yang akan dilalui harus diconvert berupa button dulu. Kemudian jika button diedit dengan cara di dobel klik, TIMELINE nya akan berubah, menjadi hanya 4 buah frame saja, yaitu UP, OVER, DOWN, dan HIT.

    Masukkan animasi (movie clip) yang sudah dipersiapkan ke dalam keyframe OVER, karena apa yang terisi pada keyframe OVER inilah yang akan muncul ketika mouse didekatkan pada objek ini.

    Jika Anda isi dengan gambar, ya akan keluar gambar. Kalau animasi, maka akan keluar animasi. Tapi rasanya tidak bisa kalau Anda isi dengan button lagi, entah sih, saya juga belum pernah soalnya. Silakan dicoba aja Mas Yusron.

    Semoga membantu.

  25. dhika Says:

    halo mass desainer
    sepertinya anda sangat pakar dalam masalah desain nih….saya mau tanya2
    gimana cara anda jika menghadapi masalah dengan ide…apakah anda pernah mengalami blank dalam berkarya??
    trus apa kiat2 anda untuk mendapatkan mood dan ide dalam berkarya?
    karena saya merasa belakangan ini desain2 saya terasa monoton, dan saya mulai bosan serta kehilangan mood dalam mendesain

  26. mickey Says:

    gMna caraNYa MEmbuAt foto menjadi animasi??

    apa BIsa dgn photoshop aTo dGn yG lain??

    THx ya bRo!!

  27. Prayoga Says:

    Halo Dhika, thanks udah mau mampir, dan, saya sangat senang Anda mau tanya hal ini. Iya, saya sangat sering mengalami “blank” dalam membuat project, apalagi jika project ini nggak menarik buat saya hehehe… Padahal sebagai desainer kita dituntut untuk selalu kreatif, selalu berkarya, kena deadline lagi.

    Tentunya setiap desainer punya cara berbeda untuk menyelesaikan masalah ini. Kalau saya, saya akan berhenti sejenak. Trus saya berusaha meng”imitasi” karya2 orang lain, dengan membuka majalah2 desain, browsing di internet, melihat2 project orang lain yang serupa. Jadi dengan begini saya tidak perlu 100% mengerahkan otak saya. Saya hanya tinggal meniru.

    Nanti, pada proses pembuatannya, saya akan melakukan sedikit modifikasi, agar desain tidak sama persis. Modifikasi ini biasanya terjadi otomatis, karena otak sudah dipancing sebelumnya untuk melihat hal2 kreatif.

    Tapi saya juga menyadari, kalau sudah begini, biasanya gaya hidup sehari2 saya juga monoton. Terjebak rutinitas. Jadi saya mulai refreshing, mungkin dengan main game (sebentar aja tapi), minum kopi sambil liatin langit, atau ngobrol dengan cewek cakep di telpon, dsb.. Saya juga sering membiarkan pikiran melayang2, sambil menutup mata, dan berpikir “Bagaimana jika..” trus kalo udah gitu biasanya ketiduran. Hal2 seperti ini kan diluar kebiasaan, jadi bisa mengalihkan otak dari kejenuhan.

    Nah yang terakhir, saya percaya bahwa “passion” sangat berpengaruh dalam setiap pekerjaan. Passion / Gairah datang dari bermacam2 motivasi. Temukan motivasi terkuat Anda ketika memulai suatu project. Mungkin karena bayarannya tinggi. Atau project yang menarik. Atau mau menyenangkan klien. Macam2. Dan jika motivasi ini cukup kuat, passion akan datang. Dan jika passion sudah datang, otak akan terus terangsang untuk mengerjakan dengan maksimal. :)

    Semoga membantu.

  28. Prayoga Says:

    Halo Mickey.

    “gMna caraNYa MEmbuAt foto menjadi animasi??
    apa BIsa dgn photoshop aTo dGn yG lain??”

    Hmmmm saya agak bingung sih. Maksudnya animasi yang seperti kartun, atau animasi di flash ya? Tapi yang jelas, program Photoshop tidak bisa dipakai untuk membuat animasi.

    Oya, kita sudah mengenal animasi sederhana, file dengan ekstensi .GIF. Animasi jenis ini bisa dibuat dengan menggunakan software GIF Animator. Tapi saya jarang pakai juga sih.
    Ada bermacam2 animasi, misalnya GIF Animation, Flash, animasi 3D, dan film atau movie. Masing2 menggunakan software yang berbeda2. Tapi Photoshop tidak bisa. Mungkin ada pembaca yang bisa kasi masukan lain? :)

  29. moch Says:

    saya akan mengikuti lomba poster yang temanya inovasi teknologi TIK 2030, warna dan headline apa yang kiranya tepat untuk tema tersebut? sekalian mau tanya referensi-referensi untuk ngedisain poster.makasih

  30. Prayoga Says:

    Halo Moch, untuk desain dengan tema inovasi teknologi, kita bisa mencontoh warna2 dari iklan2 Sony Ericsson misalnya. Atau iklan dari Apple Macintosh (iPod, iMac, dsb).

    Biasanya produk2 ini menggunakan warna2 putih bersih, dengan nuansa futuristik yang smooth dan ramah lingkungan. Hijau lime yang muda, biru laut muda, dipadukan dengan silver, tapi didominasi warna putih.
    Seperti pada theme wordpress ini : http://www.justskins.com/css-designs/twilight-wordpress-theme/38

    Tapi ini sekedar bayangan saja ya. Nuansa poster Anda tetap musti mengacu pada tema yang kamu angkat. Jika Anda mengangkat tema tentang teknologi ramah lingkungan, warna2 alam nan lembut cocok digunakan.
    Beda lagi jika Anda mengangkat tema tentang masa depan internet yang berteknologikan super fiber misalnya, warna2nya tajam, didominasi dengan warna2 gelap, seperti ini contohnya: http://www.mukkamu.com/img/58.jpg

    Saya senang sekali browing internet dan melihat2 theme yang bermacam2, hanya untuk menemukan “FEEL” atau rasa yang tepat yang bisa saya gunakan sebagai nuansa desain saya. Saya harap Anda juga demikian, karena bisa memperkaya wawasan Anda.

    Semoga membantu.

  31. prieta Says:

    mau tanya dunk… cara design yg bisa menarik orang en ga ngebosenin
    soale setiap gw buat design sk garing gt diliatnya (tapi menurut gw c………)

  32. Prayoga Says:

    Halo Prieta. Cara mendesain yang menarik dan ga ngebosenin, adalah dengan berpikir secara ekstrim. Berpikir ekstrim juga disebut berpikir “Out of The Box”. Tujuannya adalah menciptakan kreasi yang beda dengan yang di pasaran.

    Setelah berpikir ekstrim, coba perkaya wawasan Anda dengan melihat2 desain yang bagus2 dan menarik menurut Anda. Cobalah menganalisa, bagaimana desain kok bisa keliatan menarik. Kalau sudah Anda temukan, tiru saja desain yang sudah Anda pilih, coba lihat apakah Anda juga bisa membuat seperti itu.

    Semakin banyak yang Anda lihat, Anda analisa, dan Anda tiru, akan semakin memperkaya wawasan dan pengetahuan tentang membuat desain yang menarik. Saya sendiri mempunyai banyak buku dan majalah desain yang menarik buat saya. Ketika pikiran ini jadi buntu dan kreasi jadi boring, saya membuka2 kembali majalah2 desain dan menemukan desain yang menyegarkan pikiran saya.

    Semoga membantu.. :)

  33. yusron Says:

    hallo mas prayoga..

    saya mau tanya nih…
    saya membuat website berupa e-learning dengan frontpage.setelah selesai kan file2 nya banyak tuh mas..saya mau pindahin ke cd.yang saya tanyakan gimana caranya supaya file/script yang udah saya buat setelah masuk cd nggak bisa dibuka (oleh orang lain).misalkan bisa nggak jadi file ext .exe atau kalau dalam flash ada flashh player nya.
    makasih banyak atas share nya…

  34. Prayoga Says:

    Hmm… terus terang saya juga ngga tahu bagaimana caranya. Oya, setau saya kan kalau dibuat di Frontpage, berarti berupa halaman HTML? Atau halaman web?

    Sedangkan kalau flash dibuat di program Macromedia Flash atau Adobe Flash, dan outputnya berupa file2 swf. Jika ini yang digunakan, memang file utama bisa diconvert jadi extension .EXE. Semua file2nya bisa dipindah asal folder2 jujugan link nya tetap disertakan. Dan file master atau FLA nya tidak perlu diikutkan.

    Semoga membantu.

  35. edhot Says:

    gmn ya..
    ngedit foto dari bitmap ke vektor?
    jadi kaya gambar kartun gitu?
    tapi pake photoshop atw corel draw..
    yang tau, tlg kirim ke edi_vanjat@yahoo.com

  36. Prayoga Says:

    Halo Edi, sebenarnya sudah banyak tutorial membuat ilustrasi vektor dari foto wajah. Software yang digunakan biasanya memakai Corel Draw, Macromedia Freehand atau Adobe Illustrator.

    Istilah yang tepat sebenarnya adalah menciptakan vektor dari foto, bukan mengedit foto. Jadi artinya kita menciptakan dari yang tidak ada menjadi sesuatu.
    Konsepnya adalah dengan memecah-mecah warna, bukan bentuk, pada foto, untuk dibuatkan jiplakan vektor nya. Misalkan pada tulang pipi ada bagian yang terang dan gelap. Warna2 gelap dan terang ini musti dibuatkan jiplakan vektornya sendiri2. Begitu pula pada mata, hidung, dan bibir.

    Latihan yang paling mudah untuk menjadi terbiasa dalam membuat versi vektor dari foto adalah dengan memilih foto dengan kontras yang tajam, jadi gelap terang nya menjadi perbedaan warna yang mudah dibedakan. Warna yang mudah dibedakan ini memudahkan kita untuk memecah warna dan menjiplak.

    Setelah latihan dengan gambar2 kontras, coba naikkan tingkat kesulitannya dengan memakai foto2 yang lebih halus kontras nya. Disini butuh kepekaan untuk menganalisa perbedaan warna, apakah perlu dibuat atau tidak.

    Liha tutorial nya disini:
    http://www.ndesign-studio.com/resources/tutorials/tracing-photo/

  37. dece Says:

    Dear penjawab, saya ngga melayangkan pertanyaan, hanya mau berterima kasih karena meladeni setiap pertanyaan dengan sabar dan cukup mendalam. Jarang ada yang masih mau baek begini skrg ini, hehehe. Lebih banyak forum yang menyela kalau kita bertanya atau berkomentar “bodoh”. Makanya saya lebih senang masih ada orang” seperti Anda. thanks again!

  38. Prayoga Says:

    Terima kasih atas pujiannya, jarang2 juga ada orang yang mau ikhlas memuji seperti Anda hehehe… you’re welcome, dece.

  39. edi Says:

    dear mas prayoga…

    to the point aja…saya bikin website pake frontpage..semua halaman sudah saya bikin dari index sampai halaman link lainnya.kendala saya kok link yg telah saya buat ga jalan dari halaman satu ke halaman lainnya .tapi kalo saya bikin link nya ke url yg umum http://www.xxxx.com bisa jalan tuh link nya..mohon masukannya…thx

  40. edi Says:

    dear mas prayoga..
    to the point aja ya…saya bikin website pake frontpage.semua halaman sudah saya buat dari index samapi halama2 link lainya.kendala saya link dari halaman yang satu ke halaman lainnya yang udah saya buat kok ga jalan ya.tapi kalo saya bikin link ke url yang umum http://www.xxx.com bisa jalan tuh link nya.mohon masukannya.thx..

  41. Prayoga Says:

    Halo Mas Edi, maaf, saya baru jawab sekarang, soalnya komen Anda ditangkap sama Akismet, dikira spam hehehehe…

    Kalau soal membikin website, saya sebenarnya kurang faham, karena itu saya pilih pakai blog yang instan seperti Wordpress ini. Tapi kalau diliat, kendala Mas Edi mungkin terletak pada penamaan link tujuan. Saya terus terang tidak berani menjawab pertanyaan Mas Edi, mungkin bisa dilontarkan pertanyaan ini ke forum2 yang membahas tentang HTML dan Website.

    Thanks telah berkunjung Mas, maaf tidak bisa memberi jawaban yang memuaskan :)

  42. Budhi St Says:

    Yoga yg keren abis…!!
    aku sekarang lagi bikin company profile dari Flash & Swiss, ttg wedding organizer, kira2 utk background ato warna yg dominan pake warna apa ya!!
    sekedar gambaran aja tema tentang traditional wedding, tolong dong kasih saran, supaya warna designnya bisa cocok dgn audionya yang pake gending2 jawa….! Oke trims banget ya…., HIGH-5

  43. Prayoga Says:

    Halo Pak Budhi, akhir2 ini ada masalah nih, seputar upgrade hoting saya ke yang lebih “internasional”, jadi saya tidak bisa cepat mengupdate blog ini.

    Traditional wedding biasanya mengacu pada nuansa Jawa yang kental, suasana keraton, visualisasi batik, dan ukir2an Jawa. Warna yang digunakan bisa berupa kombinasi coklat, putih gading, dan merah maron. Oh ada lagu2 gending Jwa yah, mantap tuh Pak. Saya yakin sekali jadinya pasti bagus dan kental nuansa tradisional nya :)

  44. Rohman Says:

    Halo mas,saya mw tanya ne?
    1.Gmn cranya masukin foto ke frame (photoshop)?
    2.Dmn saya bisa dptkan frame trsebut?
    3.Trus gmn cra downloadnya,pa ckup pake save image as atau ada cra yang lain?
    Thanks y,n mhon dbls di emailQ.

  45. Prayoga Says:

    Halo Mas Rohman. Saya coba jawab ya.
    1. Caranya masukkin foto ke frame? Maksudnya frame apa ya Mas? Kalo yang Mas maksud itu frame seperti di tempat2 photo box, yang ada gambar kartun2, ornamen, bingkai ukir2an, itu kan juga sama dengan gambar atau image Mas.
    2. Frame yang seperti ini bisa kita buat sendiri atau bisa kita download template2nya. Biasanya berbentuk .EPS, .AI, atau bahkan .PSD.
    3. Kalau selain file JPEG biasanya akan disediakan link untuk mendownload.

    Semoga membantu.
    NB: ok, saya balas di email, btw, email addressnya apa? ;p

  46. festa Says:

    halo mas..
    m nanya…ddunia desain grafis ada standar harga desain yg bisa kita buat pedoman ngk y?’misal ada klien yg m minta dbuatkan desain, trus bagaimana kita memberikan harga desain kita’…mulai dri proyek desain yg kecil2an ampe yg gede

    makasih banyak_what a great job u have here!

  47. Prayoga Says:

    Halo Festa, senang sekali ada pertanyaan seperti ini. Setelah berkecimpung di dunia desain grafis selama 7 tahun, saya juga terus mengejar standar harga tertinggi yang bisa saya dapatkan. Dengan kata lain, tidak ada patokan bagaimana harga yang standar itu.

    Trus sekarang, bagaimana kita menetapkan harga kita ke klien? Bagaimana kita tahu harga kita terlalu tinggi atau bahkan terlalu rendah?

    Sebenarnya, seorang desainer grafis mempunyai skill yang sangat unik, yang tidak bisa ditiru orang lain, yaitu gabungan antara kemampuan teknis untuk mewujudkan suatu ide, dan ide itu sendiri. Ide, atau kreatifitas, atau imajinasi, sering disebut sebagai citarasa seni. Taste of Art.
    Sementara profesi lain mudah ditiru dan dibajak, seni tidaklah demikian. Seni muncul dari kemampuan alami otak dan diasah melalui proses terus menerus.
    Oleh para desainer grafis, seni diaplikasikan menjadi ide untuk memecahkan masalah bisnis, dalam bidang komunikasi secara visual tentunya.

    Nah, ide inilah yang mahal. Tapi sering kita takut2 untuk menaikkan tarif proyek kita, takut nanti kemahalan dan ga laku. Dan memang kenyataannya seperti itu. Di sinilah peran MARKETING berlaku. Kita harus pintar2 mempertahankan harga dan menjelaskan keuntungan yang didapat dengan harga tinggi. Tentunya juga disertai komitmen untuk memenuhi permintaan klien.

    Singkatnya, desainer grafis bekerja dalam bidang jasa. Jasa tidak dapat diukur dengan standar yg ada, artinya kita harus selalu bernegosiasi dan mempertahankan harga setinggi mungkin. Berikan selalu yang terbaik, desain yang fantastis, yang membuat orang berkata “WOW!”. Penuhi komitmen dengan baik. Pastikan pelanggan puas melalui servis, bukan karena harga.

    Sebagai contoh, ketika mendapatkan project multimedia interaktif, saya memulai dengan harga 300ribu, kemudian meningkat jadi 700rb, dan sekarang sekitar 5 juta. Tapi di Jakarta harga sudah membubung sampai 10-15juta. Di Singapore, harga mencapai 25juta. Di AS mencapai 80juta. Padahal, tingkat kesulitan teknisnya tidak seberapa. Tetapi, citarasa seni nya bagaikan bumi dan langit.

    Pintar2 lah bernegosiasi, selain skill desain, asah juga skill marketing. Selalu ada klien yang berani bayar mahal untuk suatu kesempurnaan. Kalau kita mencapai posisi terbaik, kita akan didatangi oleh klien2 seperti ini, dengan sukarela! MASTER YOUR SKILL, COMBINE THE SKILLS, RAISE YOUR REPUTATION AMONG OTHERS.

    Semoga membantu.

Leave a Reply