Seorang desainer grafis menguasai setidaknya satu keahlian khusus, yaitu di bidang desain. Minimal, dia punya skill khusus untuk mengoperasikan Photoshop. Namun saran saya, jangan berhenti di satu skill. Kolaborasikan dengan skill lain. Misal dengan skill marketing. Atau programming. Atau multimedia, seperti saya punya. Dan lagi, saya juga lagi getol2nya nge-blog.
Ngeblog??
Ya, ngeblog. Blogging. Bikin blog. Bikin blog butuh keahlian khusus juga loh. Skill yang dibutuhkan, antara lain:
1. Skill tentang internet, wordpress, plugins
2. Sedikit pengetahuan tentang bahasa programming, misalkan CSS dan PHP
3. Pengetahuan tentang SEO
4. Skill tentang layout atau tata letak
Wah, keliatannya susah ya? Tapi semua ini bisa dipelajari. Emang butuh waktu dan ketekunan, tapi saya yakin hasilnya sepadan.
Oya, back to topic, mengapa harus ngeblog? Internet sekarang ini sedang kembali booming. Seperti itulah kata Hermawan Kertajaya dalam seminar marketingnya (dikutip dari blognya wawanwae).
Dalam seminarnya, Hermawan bahkan menampilkan gambar Pesta Blogger Oktober tahun lalu.
Blog, saat ini menjadi tren sebagai media iklan yang potensial. Di Indonesia sendiri ada beberapa blogger yang berhasil meraup ratusan sampai ribuan dollar dari iklan di blognya. Maklum, belanja iklan online di AS saja sudah mencapai trilyunan rupiah.
Kalau kita sudah mempunyai satu skill desain, mengapa tidak menambah skill yang lain,
demi karir cerah di masa depan?
Tags: blogging






February 21st, 2008 at 11:30 am
SETUJU!!!
saya juga sudah buat blog, silahkan lihat-lihat di :
http://www.simplestudio.wordpress.com
February 25th, 2008 at 9:13 am
Betul!! Seperti Saia (promosi)
February 25th, 2008 at 1:06 pm
Hehehe promosi juga ga papa
March 12th, 2008 at 2:25 pm
Setuju… Selain ngeblog anda juga bisa promosikan artikel Anda di infogue.com dan semoga bermanfaat. Terimakasih, salam!
http://www.infogue.com/
May 28th, 2008 at 4:40 pm
wah, asyik ya kalo punya multi talenta sperti anda ^^! Salut!
May 29th, 2008 at 9:15 pm
kalau saya ngeblog isinya cuman tentang kehidupan sehari-hari. mungkin sangat tidak berguna secara massal maupun finansial, tapi cukuplah untuk berandai-andai nanti kalau punya anak sudah besar ada dokumentasi kokoh tentang cerita cerita orangtuanya masa muda (hahaha berharap benar). jadi termasuk berguna secara sentimental ya.
May 30th, 2008 at 4:05 am
O iya Mas, betul banget. Saya barusan punya keponakan, waktu masih umur 2 minggu saya bisa ngeliat tapi cuman sebentar saja, karena lokasi di Semarang, padahal saya harus balik bekerja di Surabaya. Waktu itu kesannya dia kecil banget, rapuh sekali, dan anteng. Namanya Delroy Hudson.
Sekarang sudah umur 6 bulan, sangat aktif, sangat fokus pada setiap orang. Keliatannya dia selalu berusaha keras membuat komunikasi dengan setiap orang yang ditemuinya.. hehehe bisa dibayangkan yah betapa lucunya.
Saat ini saya ingin sekali membuat blog tentang dirinya, jadi ada seperti diary gitu Mas, yang menunjukkan perubahan dan pertumbuhannya. Tapi lokasi yang tidak memungkinkan. Ya udah deh hehehe mungkin nanti anak saya yang saya bikin blognya